Langsung ke konten utama

Keamanan Sistem Informasi Pada Cloud Computing Oleh Rino Aziz

Urgensi 


Keamanan sistem informasi adalah aspek kritis dalam cloud computing karena data dan aplikasi disimpan dan diproses di lingkungan yang dapat diakses melalui jaringan internet. 


Berikut ini adalah beberapa isu keamanan yang perlu diperhatikan dalam sistem informasi pada cloud computing:

1. Privasi Data
Privasi data adalah salah satu masalah utama dalam cloud computing. Pengguna harus memastikan bahwa data mereka dilindungi dari akses yang tidak sah atau penyalahgunaan. Hal ini dapat dicapai dengan mengenkripsi data saat istirahat dan saat penyimpanan, serta mengelola dengan hati-hati kunci enkripsi untuk menghindari akses yang tidak sah.

2. Keamanan Jaringan
Keamanan jaringan sangat penting untuk melindungi data saat transit antara pengguna dan penyedia layanan cloud, serta di antara berbagai komponen infrastruktur cloud. Protokol keamanan seperti Secure Socket Layer (SSL) atau Transport Layer Security (TLS) dapat digunakan untuk mengenkripsi komunikasi data dan melindungi dari serangan perusakan atau penyadapan.

3. Manajemen Akses dan Identitas
Penting untuk mengelola dan mengontrol akses pengguna ke sumber daya cloud. Penggunaan mekanisme otentikasi yang kuat seperti penggunaan kata sandi yang kompleks, otentikasi multi-faktor, atau teknologi biometrik dapat membantu melindungi akun pengguna dari penyalahgunaan. Selain itu, manajemen identitas yang efektif dan peran pengguna yang didefinisikan dengan baik juga diperlukan untuk memastikan bahwa hanya pengguna yang berwenang yang dapat mengakses data dan aplikasi.

4. Isolasi Data
Penyedia layanan cloud harus memastikan bahwa data pengguna tetap terisolasi dari pengguna lain dan tidak dapat diakses tanpa otorisasi yang tepat. Ini dapat dicapai dengan menggunakan teknologi isolasi yang kuat dan mengimplementasikan kebijakan keamanan yang ketat untuk membatasi akses pengguna.

5. Penyimpanan Data
Keamanan penyimpanan data adalah hal yang penting dalam cloud computing. Pengguna harus memastikan bahwa penyedia layanan cloud memiliki tindakan keamanan yang tepat dalam hal penyimpanan fisik dan virtual, termasuk backup data yang aman, enkripsi data saat penyimpanan, serta kontrol akses yang ketat terhadap data yang disimpan.

6. Keandalan Layanan
Selain keamanan data, keandalan layanan juga harus diperhatikan. Penyedia layanan cloud harus memiliki tindakan pemulihan bencana dan pengelolaan risiko yang efektif untuk mengatasi kegagalan perangkat keras, perangkat lunak, atau gangguan lain yang dapat mengakibatkan kehilangan data atau ketidaktersediaan layanan.

7. Audit dan Compliance
Audit dan kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan keamanan merupakan aspek penting dalam cloud computing. Pengguna harus memastikan bahwa penyedia layanan cloud memiliki kebijakan dan prosedur yang transparan, serta menyediakan laporan audit yang dapat diverifikasi untuk memverifikasi kepatuhan mereka terhadap standar keamanan yang relevan.

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 2. Rangkuman Materi Sistem Bilangan

Tujuan Topik Bahasan  Mengulas kembali sistem bilangan desimal.  Menghitung dalam bentuk bilangan biner.  Memindahkan dari bentuk bilangan desimal ke biner dan dalam biner ke dalam desimal.  Penggunaan operasi aritmatika pada bilangan biner.  Menentukan komplemen 1 dan 2 dari sebuah bilangan biner.  Dan lain – lainnya…….. Pendahuluan Sistem Biner dan Kode – kode digital merupakan dasar untuk komputer dan elektronika digital secara umum.  Sistem bilangan biner seperti desimal, hexadesimal dan oktal juga dibahas pada bagian ini. Operasi aritmatika dengan bilangan biner akan dibahas untuk memberikan dasar pengertian bagaimana komputer dan jenis – jenis perangkat digital lain bekerja. Sistem Bilangan Desimal -> 0 ~ 9 Biner ->0 ~ 1 Oktal -> 0 ~ 7 Hexadesimal -> 0 ~ F Bilangan Desimal Dalam setiap bilangan desimal terdiri dari 10 digit, 0 sampai dengan 9 Contoh: Ungkapkan bilangan desimal 2745.214 sebagai penjumlahan nilai setiap digit. Bilangan ...

Tugas 1. Rangkuman Konsep Digital

Tujuan Topik Bahasan Menjelaskan perbedaan dasar antara nilai analog dan digital.  Menunjukkan bagaimana tingkat tegangan digunakan untuk melambangkan nilai digital.  Menerangkan operasi logika dasar berupa NOT, AND dan OR. Pendahuluan Kata digital diturunkan dari cara komputer membentuk proses perhitungan, dengan cara menghitung digit bilangan.  Aplikasi teknologi digital: Televisi, sistem komunikasi, radar, navigasi dan sistem pemanduan, sistem militer, instrumen kedokteran, Pengaturan proses industri dan lain – lain. Kuantitas Digital dan Analog Kuantitas Analog mempunyai nilai – nilai yang kontinu.  Kuantitas Digital mempunyai seperangkat nilai – nilai diskrit.  Analog : sebuah kuantitas yang dilambangkan sebagai tegangan, arus atau pergerakan meter yang sebanding dengan nilai kuantitas.  Digital : kuantitas yang dilambangkan dengan ketidak-sebandingan kuantitas tetapi dengan simbol – simbol yang dinamakan digit. Kuantitas Digital and Analog Keuntungan ...

Pengantar Kriptografi Oleh Rino

 Kriptografi  Merupakan kakas (tool) yang sangat penting di dalam keamanan informasi Kata cryptography berasal dari bahasa Yunani: cryptós (secret) gráphein (writing) Artinya “secret writing” Kriptografi: ilmu dan seni untuk menjaga keamanan pesan. (Schneier, 1996) Layanan Kriptografi  1. Kerahasiaan pesan (Confidentiality/privacy/secrecy)  2. Keaslian pesan (Data integrity)  3. Keaslian pengirim dan penerima pesan (Authentication)  4. Anti penyangkalan (Non-repudiation) Terminologi di dalam Kriptografi  1. Pesan: informasi yang dapat dibaca dan dimengerti maknanya (baik dipersepsi secara visual maupun audial) Nama lain: plainteks (plaintext), plain-image, plain-video, plain-video  Rupa pesan: teks, gambar, musik, video, tabel, daftar belanja, gambar 3D, 2. Pengirim (sender): pihak yang mengirim pesan  3. Penerima (receiver): pihak yang menerima pesan  Pengirim/penerima bisa berupa orang, komputer, mesin, dll  Contoh: pengirim = Ali...