Langsung ke konten utama

Tugas 1 Rino : Kriptografi dan Keamanan Informasi 4C23

 1.  Perkuliahan ini dengan Bobot 2 SKS, diselenggarakan tiap Hari Senin,  16.20-18.00.

2.  Mohon untuk selalu membaca doa sebelum dan setelah belajar. 

3.  Mohon mengisi daftar hadir paling lambat 30 menit setelah jadwal dimulai, pada hari dan tanggal perkuliahan dijadwalkan. 

4.  Setiap mahasiswa diwajibkan memiliki BLOG PRIBADI untuk mengerjakan tugas kuliah.

5. Bagi yang sebelumnya sudah punya BLOG PRIBADI dianjurkan untuk menggunakan BLOG PRIBADI yang sudah lama tersebut.

6. Bagi yang belum punya silahkan membuat BLOG berbasis BLOG SPOT dengan berbasis gmail. 

7. Perkuliahan ini dirancang untuk dilaksanakan dalam 16 pertemuan termasuk UTS dan UAS

8. Mahasiswa diwajibkan mengikuti UTS dan UAS untuk bisa memperoleh nilai Akhir.

9. Bila pada saat UTS dan atau UAS mahasiswa berhalangan diwajibkan untuk menghubungi kesekretariatan untuk meminta ujian susulan.

10. Selamat mengikuti perkuliahan, Semoga dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

11. Semoga mendapat ilmu yang berkah dan bermanfaat untuk bekal dunia serta akherat. Amin.

Tujuan : Ingin Belajar Hal Baru
Target Nilai : A. Karena Ingin Lulus


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 2. Rangkuman Materi Sistem Bilangan

Tujuan Topik Bahasan  Mengulas kembali sistem bilangan desimal.  Menghitung dalam bentuk bilangan biner.  Memindahkan dari bentuk bilangan desimal ke biner dan dalam biner ke dalam desimal.  Penggunaan operasi aritmatika pada bilangan biner.  Menentukan komplemen 1 dan 2 dari sebuah bilangan biner.  Dan lain – lainnya…….. Pendahuluan Sistem Biner dan Kode – kode digital merupakan dasar untuk komputer dan elektronika digital secara umum.  Sistem bilangan biner seperti desimal, hexadesimal dan oktal juga dibahas pada bagian ini. Operasi aritmatika dengan bilangan biner akan dibahas untuk memberikan dasar pengertian bagaimana komputer dan jenis – jenis perangkat digital lain bekerja. Sistem Bilangan Desimal -> 0 ~ 9 Biner ->0 ~ 1 Oktal -> 0 ~ 7 Hexadesimal -> 0 ~ F Bilangan Desimal Dalam setiap bilangan desimal terdiri dari 10 digit, 0 sampai dengan 9 Contoh: Ungkapkan bilangan desimal 2745.214 sebagai penjumlahan nilai setiap digit. Bilangan ...

Tugas 1. Rangkuman Konsep Digital

Tujuan Topik Bahasan Menjelaskan perbedaan dasar antara nilai analog dan digital.  Menunjukkan bagaimana tingkat tegangan digunakan untuk melambangkan nilai digital.  Menerangkan operasi logika dasar berupa NOT, AND dan OR. Pendahuluan Kata digital diturunkan dari cara komputer membentuk proses perhitungan, dengan cara menghitung digit bilangan.  Aplikasi teknologi digital: Televisi, sistem komunikasi, radar, navigasi dan sistem pemanduan, sistem militer, instrumen kedokteran, Pengaturan proses industri dan lain – lain. Kuantitas Digital dan Analog Kuantitas Analog mempunyai nilai – nilai yang kontinu.  Kuantitas Digital mempunyai seperangkat nilai – nilai diskrit.  Analog : sebuah kuantitas yang dilambangkan sebagai tegangan, arus atau pergerakan meter yang sebanding dengan nilai kuantitas.  Digital : kuantitas yang dilambangkan dengan ketidak-sebandingan kuantitas tetapi dengan simbol – simbol yang dinamakan digit. Kuantitas Digital and Analog Keuntungan ...

Tugas 3. Rangkuman Gerbang Logika Aljabar Boolean

Gerbang Logika dan Aljabar Boolean Sekarang kita telah mengetahui konsep bilangan biner, dan kita akan mempelajari cara menggambarkan bagaimana sistem menggunakan menggunakan level logika biner dalam membuat keputusan. Aljabar Boolean adalah alat yang penting dalam menggambarkan, menganailisa, merancang, dan mengimplementasikan rangkaian digital. Konstanta Boolean dan Variabel. Aljabar Boolean dibawah ini hanya mempunyai dua nilai : O dan 1. Logika 0 dapat dikatakan : false, off, low, no, saklar terbuka. Logika 1 dapat dikatakan: true, on, high, yes, saklar tertutup.  Tiga operasi logika dasar: OR, AND, dan NOT. Tabel Kebenaran Sebuah tabel kebenaran menggambarkan hubungan antara input dan ouput sebuah rangkaian logika. Jumlah The number of entries corresponds to the number of inputs. For example a 2 input table would have 2^2 = 4 entries. A 3 input table would have 2^3 = 8 entries. Tabel Kebenaran Contoh tabel kebenaran dengan masukan 2, 3 dan 4 buah Operasi OR dengan gerbang OR T...